MEMBUAT LULUR SERBUK DARI EKSTRAKSI

Pada kesempatan lalu ketika saya menulis mengenai Resep Lulur Alami : Susu + Tomat, seorang rekan bertanya mengenai cara membuat lulur serbuk dari ekstrak tanaman. Saya rasa memang penting untuk mengetahui ini agar kita bisa membuat lulur alami yang bisa tahan lebih lama. Bahkan bisa dikomersilkan alias dijual.

Namun perlu diperhatikan mengenai ekstrak yang akan digunakan. Apakah itu merupakan ekstrak produksi pabrikan, atau mengekstraksi sendiri secara tradisional. Jika ekstraknya adalah hasil ekstraksi pabrikan, maka biasanya akan lebih tahan lama, karena diproses dengan menggunakan mesin ekstraktor. Sehingga yang dihasilkan murni ekstraknya saja. Sementara kalau anda mengekstraksi secara tradisional, resikonya adalah lulur yang dihasilkan lebih rentan terhadap jamur. Karena ekstrak yang dihasilkan masih mengandung air cukup tinggi sehingga tingkat kelembabannya pun relatif tinggi. Namun jangan khawatir, hal itu bisa disiasati.

Berikut adalah cara membuat lulur secara tradisional :

Pertama, siapkan bahan (tumbuhan, akar, buah, batang, rempah dll) yang akan diekstraksi. Taruh ke dalam sebuah wadah tahan panas, tuangkan air secukupnya lalu tutup rapat. Panaskan dengan api kecil, jaga jangan sampai terlalu mendidih, tunggu sampai menguap hingga tinggal setengahnya. Biarkan sampai setengah dingin lalu disaring.

Kedua, agar mudah mengaplikasikannya nanti, maka gunakan tepung-tepungan  untuk melengketkan ekstraknya. Biasanya saya menggunakan tepung beras dan tepung jagung. Karena zat patinya sangat bagus untuk membantu mengangkat sel kulit mati. Caranya, campurlah ekstrak yang telah disaring tadi dengan tepung beras dan tepung jagung secukupnya. Lumat-lumatkan hingga benar-benar tercampur merata.

Ketiga, jemurlah campuran tepung dan ekstrak tadi di bawah terik matahari hingga kering. Untuk membunuh bakteri yang mungkin tersisa, maka oven lah dengan suhu 50 derajat celcius sekitar 10 menit. Setelah itu biasanya adonan akan menggumpal. Karena itu harus dihancurkan hingga menjadi serbuk. Kemudian disangrai agar benarbenar kering, Dan terakhir diayak untuk mendapatkan serbuk yang halus.

Jika anda bisa memastikan hasilnya kering sempurna, maka lulur ini mampu bertahan 2 sampai 3 bulan. Tetapi jika ingin dikomersilkan, agar tahan lama maka harus ditambahkan zat pengawet seperti Anti-Cacking Agent (ACA) yang berfungsi menghambat terjadinya penggumpalan. Lebih aman lagi bila disertai silika gel dalam kantung kecil. Ini akan membuat lulur mampu bertahan hingga satu tahun. Anda bisa membelinya di toko-toko kimia terdekat. Jika kebetulan anda berada di surabaya, anda bisa membelinya di toko BrataChem di jl. Tidar atau di toko Tanjung jl. Bongkaran yang juga menjual wadah-wadah kemasan kosmetik.

Demikianlah cara membuat lulur serbuk yang selama ini saya lakukan. Satu hal yang harus benar-benar diperhatikan adalah hasil akhir lulurnya HARUS BENAR-BENAR KERING sempurna agar tidak mudah berjamur.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba !

About these ads

14 Comments

  1. Maria said,

    February 7, 2009 at 5:59 am

    Mba:

    Biasanya luluran itu ada bahan kasarnya untuk scrub.
    bagaimana cara membuatnya?
    Tepung beras yang dimaksud untuk pembuatan lulur alami adalah tepung beras yg halus atau beras yg ditumbuk halus?

  2. HawwakuSpa said,

    February 9, 2009 at 8:44 am

    untuk bahan kasarnya, anda bisa menggunakan beras yang ditumbuk agak kasar. lalu ayak dengan ayakan yang lubangnya agak besar, jangan ayakan tepung. hal ini dimaksudkan agar mess-nya (besaran butirannya lebih seragam (plus-minus hampir sama).

    untuk tepung beras yang digunakan dalam adonan masker adalah tepung beras yang halus.

    met mencoba.
    sukses buat mba maria !

  3. ayu restini said,

    April 22, 2009 at 6:49 am

    Mba,

    Komposisi utk ACA, methyl paraben dan propyl paraben dalam lulur itu berapa % ya di compare dengan bahan dasar lainnya. Itu khan kategory bahan kimia, apa tidak berbahaya untuk kulit Mba?

    Terima kasih
    Ayu

  4. rai said,

    May 1, 2009 at 1:48 pm

    dear hawwakuspa

    bisa ngak saya tahu cara pembuatan lulur alami

  5. HawwakuSpa said,

    May 2, 2009 at 3:21 pm

    coba deh rai baca tulisan2 saya yang lalu2.
    ada kok tentang pembuatan lulur alami.
    tapi nantinya masih banyak lagi yang akan saya share sehubungan dengan produk2 spa, termasuk lulur dan aromatherapy.
    so, sering2 mampir sini yah…..
    tengkyu !

  6. mima said,

    November 10, 2009 at 10:33 am

    ACA nya brp banyak yah???
    makasi?

  7. tika said,

    June 6, 2010 at 9:45 am

    mba bagus bgt berita2 nya penting bt saya, saya punya 2 ank perempuan msh kecil sih, tapi jadi acuan saya spy mereka bs merawat diri dengan bahan yang terjangkau dompet saya

  8. izza said,

    August 18, 2010 at 3:06 am

    salam kenal mbak saya berminat mengembngkan kosmetik tradisional utk komersial,ada info gak ttg pelatihan kosmetik…trims jawabannya

  9. tokoputu said,

    October 8, 2010 at 6:10 am

    wahh bagus ne artikelnya, nanti saya coba dehh

    http://www.tokoputu.com

  10. yohan said,

    November 12, 2010 at 7:41 am

    terima kasih

  11. vera said,

    February 12, 2011 at 5:21 am

    sist,q mau tnya,,resep diatas itu hasilnya kan serbuk nnti klo mau dipakai ditambah air lgi y?

  12. Sylvia indahwati said,

    April 8, 2011 at 7:40 am

    Kalo ingin membuar lulur serbuk tetapi bahan dari buah buahan, bagaimana caranya????
    Karena buah buahan mengandung bnyk air…

  13. ilmi azla said,

    December 7, 2011 at 5:06 am

    bagaimana cara ny membuat lulur basah,biasanya menggunakan bahan apa aja,kok bs tahan lama trus pewangi/farfum yg digunakan biasany apa?

  14. umar said,

    March 1, 2012 at 3:13 am

    Itu mudah tinggal atur saja


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: